Produksi Benih Kerang Mutiara

Posted on 22 Aug 2017


Budidaya kerang mutiara (Pinctada maxima) merupakan salah satu usaha yang cukup diandalkan dari sector perikanan Indonesia. Mutiara yang dihasilkan Indonesia, khususnya dari wilayah Nusa Tenggara Barat, berwarna keperakan hingga keemasan. Kondisi perairan & geografis pesisir Indonesia yang memiliki banyak teluk, cocok untuk lokasi kegiatan budidaya kerang mutiara. Kegiatan budidaya kerangmutiara memiliki 3 komponenutama yang harus diperhatikan, yaitu Pemijahan Induk & Perawatan Larva, Pembesaran Anakan, dan Produksi Mutiara. Budidaya kerangmutiara paling cepatmembutuhkan waktus ekitar 34 bulan untuk dapat memperoleh mutiara dari mulai pemijahan.

Masa perkembangbiakan kerang mutiara bersifat musiman. Di Nusa Tenggara Barat, musim perkembangbiakan berlangsung mulai dari bulan Agustus / September sampai dengan bulan Januari / Februari. Untuk menghasilkan benih, induk jantan dan betina dirangsang untuk mengeluarkan sel sperma dan telur agar terjadi fertilisasi eksternal. Telur yang telah dibuahi akan berdiferensiasi menjadi trocophore lalu menjadi larva bercangkang (veliger). Larva veliger akan berkembang menjadi larva yang mempunyai umbo dan menjadi pediveliger. Kemudian terjadi perubahanan atomi drastis pada pediveliger untuk menjadi benih kerang (spat) pada umur 21 – 23 hari. Spat akan melekatkan diri pada substrat dengan menggunakan byssus.

Tiga minggu setelah spat melekat pada substrat (lembaran kolektor), benih siap dipelihara di laut. Lembaran kolektor diikat pada bingkai persegi panjang yang disebut pocket. Untuk melindungi benih dari serangan predator, pocket tersebut dibungkus dengan kantong pembungkus. Kepadatan benih kerang berkisar antara 500 – 700 ekor per pocket. Pembersihan dan pengurangan kepadatan benih dilakukan secara periodik. Untuk mencapai ukuran yang dapat diisi dengan inti diperlukan waktu antara 16 – 20 bulan.

Setelah kerang berukuran kurang lebih 10 cm, inti (nucleus) dan potongan jaringan mantle dari kerang dimasukkan kedalam gonad (organ reproduksi) kerang mutiara. Potongan mantle akan tumbuh menutupi inti dan mulai melapisinya dengan lapisan mutiara. Kerang yang telah diisi dengan inti dipelihara di longline selama 18 – 24 bulan. Seekor kerang mutiara dapat digunakan untuk 2 periode produksi mutiara bulat. Selanjutnya kerang tersebut dapat di isi inti untuk produksi mutiara setengah bulat (half pearl).

Induk kerang mutiara siap pijah

Larva kerang mutiara

Anakan kerang mutiara

Proses pemeliharaan dan perawatan kerang mutiara di laut

Hasil kerajinan tangan berbahan dasar cangkang kerang mutiara