Penelitian Teripang Hitam

Posted on 22 Aug 2017


Teripang merupakan salah satu biota laut bernilai ekonomis yang dimanfaatkan sebagai alternatif menu makanan laut dan berperan sebagai salah satu sumber protein. Pada perkembangannya sumberdaya teripang digunakan sebagai komponen obat-obatan dan kosmetik. Tingginya permintaan teripang terutama di pasar Asia memicu menurunnya populasi teripang di alam, hal ini karena banyak nelayan menangkap teripang dari alam secara langsung dan terus menerus, selain itu pengambilan teripang muda menjadi salah satu penyebab terhambatnya proses regenerasi. Dalam sejarahnya, perikanan teripang adalah salah satu sumber mata pencaharian masyarakat pesisir. Untuk itu perlu adanya upaya untuk menjaga kelestarian populasi teripang. Kegiatan budidaya teripang merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut, terutama dalam hal eksploitasi berlebih di alam (Toral-Granda et al, 2008). Minimnya informasi mengenai cara budidaya yang benar, cara restocking, cara pemanenan dan paska panen mendorong pentingnya dilakukan kegiatan penelitian budidaya teripang.

Holothuria atra termasuk spesies yang dieksploitasi dan mempunyai nilai komersial walaupun rendah (Kinch et al, 2008 ; Choo, 2008) biasanya diekspor  dalam bentuk teripang kering (Kinch et al, 2008). Teripang H. atra dapat bereproduksi seksual dan aseksual (Chao, 1994 ; Conand, 1996 ; Uthicke et al, 2001). Reproduksi aseksual menghasilkan bagian anterior dan posterior yang akan tumbuh menjadi individu baru sedangkan reproduksi seksual menghasilkan larva yang akan berkembang menjadi anakan. Penelitian reproduksi H. atra secara aseksual telah berhasil dilakukan di BBIL LIPI pada tahun 2008. Kegiatan budidaya H. atra melalui metode reproduksi seksual diawali dengan pengumpulan induk matang gonad kemudian rangsang pijah dan pemijahan, pemeliharaan larva dan juvenil, pembesaran, panen dan paska panen. Hal yang perlu diperhatikan dalam memproduksi larva antara lain ketersediaan induk matang gonad, kondisi lingkungan (Chao, 1994), kualitas air (suhu, pH, salinitas) dan ketersediaan pakan (Laxminarayana, 2005).

Terganggunya keseimbangan populasi teripang di alam diakibatkan karena pengambilan teripang yang tidak terkendali, baik dari segi jumlah, umur maupun ukuran. Untuk mengantispasi menurunnya populasi teripang maka perlu dilakukan kegiatan budidaya teripang. Teknik reproduksi H. atra secara aseksual telah berhasil dikuasai. Dalam teknik tersebut satu individu teripang bisa menjadi dua atau tiga individu. Untuk memperoleh benih secara massal maka perlu dikuasai teknik budidaya H. atra dengan metode reproduksi seksual.

Teripang termasuk golongan hewan air laut tak bertulang belakang yang mampu menghasilkan metabolit sekunder dan mempunyai aktivitas biologi yang cukup penting (Nishikawa, 2015). Studi awal di bidang farmakologi pada ekstrak H. atra menunjukkan bahwa teripang jenis ini merupakan sumber potensial metabolit bioaktif yang dapat digunakan dalam industri farmasi,  selain itu mempunyai kandungan antioksidan yang efektif seperti anti-inflamasi, analgesik, antipiretik, dan aktivitas imunomodulator (Issac D et al, 2014) ; produk alami yang dapat meringankan toksisitas hepatorenal (Dakrory et al, 2015) dan juga mengandung senyawa bioaktif seperti  flavonoid, komponen fenolik, terpenoid, saponin, alkaloid dll (Dhinakaran & Lipton, 2014).

Teripang hitam di habitatnya

           

Kegiatan penelitian ini ditujukan untuk menemukan teknologi baku budidaya teripang Holothuria atra yang meliputi pengadaan dan pemeliharaan induk, pemijahan dan pemeliharaan larva. Agar penelitian dapat berjalan secara efisien dan terarah, maka akan dihindari duplikasi dengan cara memanfaatkan hasil dan pengalaman yang telah dicapai oleh para peneliti dari berbagai institusi.

Secara garis besar, kegiatan penelitian dibagi dalam beberapa tahap, yaitu:
  1. Pengamatan tingkah laku, habitat dan keberadaan induk di alam
  2. Penyediaan dan pemeliharaan induk
  3. Pemijahan dan pemeliharaan larva
  4. Penyediaan pakan alami larva

Pengamatan stok induk teripang hitam di alam

Perangsangan teripang hitam untuk bereproduksi secara seksual

sel telur hasil memijahkan teripang hitam